Random Talk with Me
Hallo semua entah nanti akan ada yang melihat atau engga, tetapi yang pasti akan menjadi sebuah "diary" untuk aku di masa mendatang.
Aku adalah seorang anak berumur 22 tahun (saat ini) yang masih menganggap diriku sendiri sebagai anak kecil. Lahir di kota kecil yang masih dapat melihat banyak keindahan alam dan keberagaman manusia didalamnya. Saat menulis ini mencoba untuk memahami seperti apa diriku sebenarnya, namun entah mengapa justru sesak di dada yang aku rasa.
Sejak kecil sebagai anak sulung tentunya sudah mempunyai tanggung jawab yang lebih besar daripada adik-adiknya. Harus mengerti perasaan orang tua yang sedang lelah, harus menjaga adiknya, harus ini itu yang semestinya bukan menjadi kewajibanku saat itu. Memang tidak mudah menjadi anak sulung, aku diwajibkan memiliki pundak yang kokoh meski kadang aku sendiri tidak paham akan hal itu.
Menginjak remaja, aku mengikuti kata guruku yakni mencari jati diriku sebenarnya. Kata beliau waktu remaja adalah waktu yang tepat untuk mencari dan mengetahui jati diri. Pada saat itu aku percaya. Aku melakukan apapun dari mulai hal baik hingga mungkin hal buruk (bagiku). Tetapi aku tidak menyesal, karena iya aku sedang mencari jati diriku. Tetapi ternyata sampai saat ini pun aku juga masih mencari jati diriku. Meski perlahan aku mengetahui apa yang ingin aku lakukan namun juga ragu di saat-saat tertentu.
Semakin dewasa ketika ingin mengetahui siapa aku sebenarnya justru semakin kabur informasi akan hal itu. Semakin dewasa aku hanya berharap bahagia saja dengan apa yang aku punya dan apa yang aku lakukan. Jadi biarkan kapalku berlayar sampai tujuan walau badai, gelombang, angin pastinya menerjang, asal kapalku tidak tumbang aku akan tetap baik-baik saja.
Tulisan ini tidak jelas alurnya tetapi setiap kata mengandung makna bagi penulisnya.
Terimakasih sudah bertahan dan tidak tumbang sampai saat ini, percayalah kapalmu akan sampai ke tempat tujuan yang kamu inginkan.
v(f)ormasi
Komentar
Posting Komentar