Fakta Membuat Luka
Dia adalah seseorang yang pernah ada dalam hidupku. Hari-hariku bahagia bersamanya. Saling menerima dan memberikan kasih sayang. Serta saling melindungi. Tapi semua itu berbeda ketika sebuah fakta yang sangat mengejutkan. Dia bukanlah orang yang seperti dia katakan. Wanita di luar sana ternyata sedang menunggu kepulangannya. Wanita itu sama sepertiku, sama-sama peduli dengan dia. Bedanya wanita itu telah lebih dulu mengenalnya. Lalu darimana fakta itu didapat? Seseorang pernah berkata intuisi perempuan itu sangat hebat. Yak kuakui sekarang, karena ini yang terjadi pada diriku. Terkadang aku menyesali mengetahui hal ini sangat dini. Andai saja aku tidak menyadari intuisi itu, kita akan tetap saling memberi kasih sayang bukan. Namun, aku yakin Tuhan lebih sayang sama aku. Suatu saat nanti akan ada pengganti dia yang tidak akan menabur luka. Aku berdoa supaya Tuhan menjatuh cintakan aku kepada orang yang memang ditakdirkan bersamaku setelah luka yang telah tercipta ini tanpa ada luka lain yang menutupi.
v(f)ormasi
Komentar
Posting Komentar